Beranda / Lifestyle

Contoh Penulisan Esai yang Benar, Lengkap dengan Strukturnya

life.terasjakarta.id - Jumat, 15 Desember 2023 | 09:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Rekomendasi Hadiah Natal untuk Anak-Anak yang Lucu

contoh untuk penulisan yang benar dan dilengkapi dengan strukturnya. (Foto: Pexels)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Simak contoh untuk penulisan yang benar dan dilengkapi dengan struktur serta contohnya.

Esai sendiri merupakan suatu karangan prosa yang bahas masalah secara singkat dari sudut pandang si penulisnya.

Sudah pasti kamu sering mendengarkan istilah esai itu ketika diberikan tugas oleh sekolah.

Diketahui, tulisan esai tersebut juga sering ditemukan dalam pelajaran sejarah, bahasa, di dunia perkuliahan hingga saat melamar beasiswa.

Lalu, apa itu sebenarnya tulisan esai? Bagaimana struktur dan juga contohnya?

 

Untuk tahu lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini.

 

1. Apa Itu Esai?

 

2. Struktur Esai

 

Untuk struktur esai sendiri terdiri dari tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi atau pembahasan dan kesimpulan.

 

Pendahuluan

 

Di bagian ini penulis secara lengkap memberitahu apa saja topik yang akan dibahas.

 

Esai yang dituangkan harus ditulis dengan kalimat yang jelas dan singkat. Usahakan untuk memasukkan esai ini di kalimat pertama.

 

Isi

Di bagian kedua ada isi yang merupakan 'tubuh' untuk esai.

 

Dalam bagian ini, penulis akan menuliskan sejumlah kalimat pendukung esai serta argumen-argumen lainnya.

 

Tak hanya itu, setiap argumen yang ditulis harus jelas serta relevan dengan sub-topik yang akan dibahas.

 

Kesimpulan

 

Di bagian terakhir esai akan ada kesimpulan.

 

Dalam kesimpulan ini, penulis akan menuliskan kembali esai beserta sub-topik yang sudah dibahas sebelumnya di bagian isi.

 

Tujuannya, yaitu untuk memberikan sintesis serta meyakinkan pada para pembaca jika esai yang ditulis adalah benar dan valid.

 

3. Ciri-ciri Esai

 

Setelah mengetahui struktur yang ada di dalam esai, berikut ini ada beberapa ciri-ciri dari esai yang perlu diketahui, antara lain:

 

Mempunyai gaya pembeda

 

Bentuknya prosa

 

Ditulis dengan teks yang relatif singkat

 

Memenuhi kebutuhan kriteria penulisan

 

Memiliki ciri pribadi

 

4. Jenis-jenis Esai

 

Sementara itu, esai ternyata memiliki banyak jenisnya, lho! Berikut ini ada beberapa jenis esai yang perlu kamu ketahui, di antaranya:

 

Esai Tajuk

 

Esai Deskriptif

 

Esai Kritik

 

Esai Pribadi

 

Contoh Penulisan Esai

 

Melansir dari brainacademy, berikut ini adalah contoh dari penulisan esai yang benar, antara lain:

 

Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pendidikan dan Masa Depan Manusia”

 

 

 

Pendahuluan:

 

Kecerdasan Buatan atau biasa kita sebut AI (Artificial Intelligence) seolah menjadi angin baru yang tengah berhembus kencang di era digital ini. Sosok AI yang memiliki kemampuan belajar dan berpikir layaknya manusia ini, bukan hanya menjadi “anak emas” dalam bidang teknologi, tetapi juga berpotensi memberikan dampak revolusioner dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya pendidikan.

 

 

 

Isi:

 

Pertama, AI membawa metode belajar baru yang lebih interaktif dan efisien. Dengan AI, proses belajar tak lagi harus berlangsung dalam ruangan kelas dengan puluhan siswa. Sistem pembelajaran AI yang disesuaikan dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing individu membuat setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pemahaman optimal.

 

Kedua, AI juga berperan dalam membantu para guru. AI dapat membantu guru dalam mengevaluasi kinerja dan perkembangan siswa, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Namun, seiring dengan kemajuan AI, muncul pula pertanyaan mengenai masa depan manusia. Akankah manusia digantikan oleh AI? Mengingat AI yang semakin canggih dan memiliki kemampuan belajar dan berpikir seperti manusia.

 

 

 

Kesimpulan:

 

Meski AI memiliki potensi besar dalam pendidikan dan berbagai bidang lainnya, kita harus ingat bahwa AI hanyalah alat yang diciptakan dan dikendalikan oleh manusia. Sejauh ini, AI belum bisa menggantikan emosi, kreativitas, dan intuisi manusia, yang merupakan bagian penting dari apa yang membuat kita menjadi manusia. 

 

Oleh karena itu, alih-alih merasa terancam, kita sebaiknya memanfaatkan AI sebagai alat untuk membantu kita mencapai kemajuan dalam pendidikan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link