Beranda / Lifestyle

Hukum Mengucapkan Selamat Hari Natal dalam Islam, Penting untuk Diketahui!

life.terasjakarta.id - Selasa, 12 Desember 2023 | 10:05 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Ucapan selamat Natal

Hukum mengucapkan 'Selamat Natal' dalam Islam yang penting untuk diketahui oleh masyarakat muslim. (Foto: Freepik)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Jelang perayaan Hari Natal, masih banyak masyarakat muslim yang bertanya mengenai persoalan tentang hukum mengucapkan 'Selamat Natal' dalam Islam.

Hukum mengucapkan 'Selamat Hari Natal' di dalam Islam sampai saat ini masih menjadi salah satu pertanyaan untuk mayoritas masyarakat muslim hingga adanya perbedaan pendapat dari para ulama.

Ada sebagian ulama yang menyebutkan jika mengucap 'Selamat Hari Natal' ini hukumnya haram, sedangkan ada sebagian ulama yang memperbolehkannya dengan banyak alasan.

Melansir dari situs nu.or.id, menurut para ulama, tidak ada ayat Al-Quran serta hadist Nabi yang dengan jelas dan tegas menegaskan tentang haram dan kebolehan dalam mengucapkan selamat Natal.

Baca Juga : 10 Ide Hampers Natal Menarik, Cocok untuk Keluarga dan Kerabat

Lantaran, kondisi sosial di masa Nabi Muhammad SAW saja hidup berdampingan dengan para yahudi dan Nasrani.

Maka dari itulah, kondisi tersebut masuk ke dalma kategori permasalahan ijtihad. Yang mana, permasalahan itu masih diperdebatkan tidak boleh ditolak atau diingkari.

Selain itu, adapula perbedaan yang merujuk ke satu hal, yaitu apakah ucapan selamat Natal termasuk dlaam kategori muamalah (pergaulan atau akidah (keyakinan)?

Baca Juga : 5 Ide Dekorasi Natal untuk Rumah, Biar Makin Terlihat Cantik dan Meriah!

Apabila masuk ke dalam kategori akidah, berarti ucapan selamat tersebut merupakan suatu doa dan kerelaan atas agama orang lain. Hal itu tentu saja berbeda jika masuk ke kategori muamalah atau pergaulan.

Ucapan selamat Natal tersebut tidak akan jadi masalah, sebab ucapan 'selamat Natal' itu justru disaranakan sebagai wujud dari toleransi yang dijunjung tinggi oleh Islam.

Sehingga, diketahui ada para ulama yang mempunyai sudut pandang yang berbeda terkait permasalahan ucapan tersebut, di antaranya:

Baca Juga : 35 Ucapan Natal Singkat, Penuh Harapan Baik dan Berkesan

Hukumnya Haram

Dalam hal ini, ulama yang mengharamkan pengucapan 'Selamat Natal' itu seperti Syeikh Ibn Baz, Ibnu Qayyim al-Jauziyah dan lainnya yang berlandaskan pada QS. Az Zumar: 7, artinya:

"Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridlai kekafiran hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridlai kesyukuranmu."

Pada intinya, para ulama yang mengharamkan ucapan tersebut beranggapan jika hari raya itu sebagai syiar agama.

Sehingga, dengan mengucapkan hal tersebut berarti memang mengakui adanya kebenaran agama itu. Padahal, menurut mereka setiap umat mempunyai hari besarnya masing-masing.

Hukumnya Boleh

Sementara itu, dari pendapat Syeikh Yusuf al-Qardhawi menyampaikan bahwa ucapan selamat ini ada;ah suatu kebaikan (al-birr), sebagaimana firman Allah SWT di dalam QS Al-Mumtahanah: 8, yang artinya:

"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu dan tidak (pula) mengusirmu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil."

Ada juga pendapat ulama lainnya, yakni Ibnu Mas'ud, Abu Umamah dan lainnya yang menyebutkan jika tak ada dalil yang secara tegas melarang muslim untuk mengucapkan selamat hari raya Natal.

Ucapan beliau ini dikutip dari hadist yang mengatakan jika Rasulullah SAW sendiri pernah berdiri untuk menghormati jenazah para Yahudi.

Serta, penghormatan itu tak ada kaitannya dengan pengakuan atas kebenaran agama yang dianutnya.

Dengan demikian, ucapan selamat Natal pada umat kristiani ini tidak berkaitan dengan pengakuan atas kebenaran dan keyakinan mereka, melainkan hanya sebagai bagian dari mujamalah atau saling berbuat baik dan muhasanan (sopan-santun) pada mereka yang berbeda agama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link