Beranda / Lifestyle

Pengertian Sudut Pandang Menurut KBBI: Jenis dan Contohnya dalam Sebuah Cerita

life.terasjakarta.id - Senin, 27 November 2023 | 18:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Pengertian Sudut Pandang Menurut KBBI: Jenis dan Contohnya dalam Sebuah Cerita

Pengertian dari sudut pandang menurut KBBI dan juga jenis berserta contohnya dalam sebuah cerita. (Foto: unsplash)

Penulis : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Simak pengertian dari sudut pandang menurut KBBI dan juga jenis berserta contohnya dalam sebuah cerita.

Mungkin, bagi kalian yang gemar membaca atau menulis karya fiksi sudah tak asing dengan yang namanya sudut pandang.

Ya, sudut pandang sendiri merupakan posisi pengarang dalam menuangkan kisahnya.

Baca Juga : Serial Induk Gajah Dijadikan Novel, Susahnya Jadi Perempuan yang Dituntut Cantik dan Langsing

Sebab, ketika ingin menciptakan suatu karya fiksi, sudut pandang ini adalah salah satu unsur yang penting untuk diperhatikan. Seperti alur dari sebuah kisah yang bisa saja berbeda tergantung sudut pandang yang dibawakan oleh si penulis.

Selain itu, pembaca pun juga akan merasakan bagaimana pengalaman yang berbeda saat membaca dan itu juga tergantung dari sudut pandang cerita yang dipilih.

Agar dapat memahami lebih dalam terkait sudut pandang, berikut ini adalah pengertian, jenis-jenis serta contoh dari sudut pandang, antara lain:

Baca Juga : 5 Rekomendasi Novel Sejarah Indonesia Terbaik, Ada Max Havelaar

Pengertian Sudut Pandang Menurut KBBI

Buku. (Foto: Freepik)

Jenis-jenis sudut pandang. (Foto: Freepik)

Menurut KBBI, sudut pandang ialah suatu cakupan sudut bidik lensa pada sebuah gambar, jika berbeda konteks, maka beda pula pengertian sudut pandang.

Sementara itu, melansir dari buku Big Books Bahasa Indonesia karya dari Idhoofiyatul Fatin dan Mahabbatul Camalia, sudut pandang diartikan sebagai posisi pengarang dalam melukiskan sebuah cerita. Sudut pandang juga kerap disebut dengan penceritaan atau Point of View PoV.

Jenis-Jenis Sudut Pandang

Berikut ini adalah 4 jenis sudut pandang beserta contohnya yang perlu diketahui, di antaranya:

Sudut Pandang Orang Pertama

Dalam sudut pandang ini, narator adalah karakter dalam cerita dan menggunakan kata ganti "aku" atau "saya" untuk menceritakan pengalaman dan perasaannya sendiri.

Ketika menggunakan sudut pandang pertama, maka seakan-akan kamu menjadi salah satu tokoh utama dalam cerita yang sedang dibuat.

1. Sudut pandang orang pertama sebagai Tokoh Utama

Sudut pandang ini, kata 'aku' menjadi sebuah fokus utama dan sebagai pusat dari cerita. Cerita itu mengisahkan berbagai hal dan peristiwa yang si 'aku' alami, baik secara fisik atau batiniah di dalam diri sendiri.

2. Sudut pandang orang pertama Tokoh Sampingan

Lewat sudut pandang ini, tokoh 'Aku' tak dijadikan sebagai tokoh utama, melainkan sebagai tokoh sampingan saja.

Yang mana, tokoh 'aku' ini hanya berperan untuk menyampaikan kisah dari tokoh utama pada para pembaca.

Sudut Pandang Orang Kedua

Sudut pandang ini kurang umum dan melibatkan pembaca sebagai karakter utama. Kata ganti "kamu" atau "anda" digunakan untuk melibatkan pembaca dalam narasi.

Pada umumnya, suatu cerita akan menggunakan jenis sudut pandang kedua hanya jadi selingan.

Yang diartikan, jika jenis sudut pandang orang kedua ini menggunakan gaya 'kau' sebagai suatu variasi untuk cara memandang tokoh aku dan dia.

Selain itu, pemahaman lain dari sudut pandang ini adalah adanya narator yang kemudian dapat berbicara kepadamu.

Sudut Pandang Orang Ketiga

Dalam sudut pandang ketiga, narator tidak terlibat dalam cerita tetapi hanya mengetahui pikiran dan perasaan satu karakter. Penggunaan kata ganti "dia" atau "mereka" umum dalam merujuk pada karakter. Sehingga diketahui, narator berada di luar cerita.

Dalam sudut pandang orang ketiga, ada dua jenis perbedaan, di antaranya:

1. Sudut Pandang Orang Ketiga Omniscient (Maha Tahu)

Narator dalam sudut pandang kedua akan mengetahui semua segala pikiran dan perasaan karakter-karakter dalam cerita. Ini memberikan wawasan yang lebih luas dan mendalam ke dalam dunia fiksi.

Narator juga bebas menceritakan apa saja dan ke siapa saja yang ia inginkan di dalam cerita itu.

Bahkan, narator juga dapat menyembunyikan tindakan seorang tokoh atau mengungkap sebuah rahasia pada tokoh lainnya.

2. Sudut Pandang Orang Ketiga (Pengamat)

Dalam sudut pandang orang ketiga, fokus narator hanya dapat menceritakan sebatas apa yang ia lihat saja dan narator juga tak akan tahu apa yang dirasakan, dialami dan dilihat oleh tiap tokoh.

Sudut pandang orang ketiga ini hanya bertugas untuk sebagai pengamat yang hanya mampu untuk bercerita lewat apa yang dilihatnya saja.

Sudut Pandang Campuran

Sementara itu, untuk jenis sudut pandang campuran ini dipakai penulis kemudian akan menggabungkan antara jenis sudut pandang dalam suatu cerita pertama dan suatu cerita ketiga.

Salah satunya, ciri dari jenis sudut pandang cerita ini adalah penulis seperti masuk ke dalam cerita (yang bukan sebagai tokoh utama) dan akan ada saatnya ia kemudian berada di luar cerita serta jadi orang biasa.

Contoh Sudut Pandang dalam Sebuah Cerita

Toko buku online Internasional, Book Depository akan melakukan pemesana terakhir pada tanggal 26 April 2023 sebelum akhirnya akan ditutup secara resmi. (Freepik/@jcomp)

Contoh-contoh cerita dari sudut pandang yang berbeda. (Foto: Freepik)

1. Sudut Pandang Orang Pertama

"Sebelum tidur, mama selalu membacakan dongeng untukku. Aku selalu senang mendengarnya bercerita, dia selalu memelukku tiap malam dan membacakan dongeng hingga aku terlelap. Malam itu, aku berbaring di bawah selimut sambil menanti kedatangan mama. Senyumku mengembang ketika melihat mama masuk ke kamarku sambil membawa sebuah buku dongeng baru,"

2. Sudut Pandang Orang Kedua

"Ini merupakan hari pertama masuk kerja. Harus sempurna! Maka Sejak tiga sejam lalu, kau sibuk saja membolak-baliknya di depan cermin. Mengecek baju, rambut, hingga ke riasan di wajahmu. Lalu setelah kau memulaskan lipgloss sebagai sentuhan final yang kau rasa mampu memesona teman-teman barumu di kantor nanti, kau kemudian mengambil parfum.

Kau juga menyemprotkannya di belakang telinga, bagian pergelangan tangan, selangkangan, serta ke udara. Sedetik kemudian kamu melewati udara dengan aroma lili serta aroma lavender. Berharap agar wanginya menempel di rambut serta blazer barumu." (Novel The Girls’ Guide to Hunting and Fishing – Melissa Bank)

3. Sudut Pandang Orang Ketiga

"Dan ini kemudian membuat Ranju mulai percaya bahwa ini tak dunia? Tidak, hatinya hanya masih penuh saja logika. Meski Ranju ingat, dia tadi sedang berjalan diatas air, dia tadi menghirup susu dari parit kecil pinggir jalan, dia juga tadi menatap wanita–wanita elok yang menyapanya dengan genit.

Ranju bermain–main di pikiran hingga si guide bertudung menyentak lengannya. Ranju terpaku diluar pagar sebuah rumah kecil yang seperti rumah keluarga Amerika kelas menengah." (Lelaki Di Tengah Lapangan – Ardyan Amroellah)

4. Sudut Pandang Campuran

"Kami sebagai sebuah keluarga sederhana, namun perasaan kami memiliki satu sama lain. Dan itu merupakan ketahanan yang kuat bagi kami. Namaku adalah Badu, aku adalah bagian kecil dari keluarga sederhana itu. Meski memang terkadang sulit menerima kehidupan ini, karena kadang kala aku merasa ingin hidup normal seperti mereka.

Seperti keluarga Toni yang selalu hidup dengan kecukupan bahkan lebih. Bahkan Toni sendiri tak perlu lagi bekerja karena ia sudah tercukupi oleh kemewahan yang ada. Tetapi aku tentu merasa berbeda, aku pun tidak ingin menjadi seperti Toni yang selalu mengandalkan harta keluarganya. Aku dan keluargaku diajari untuk terus hidup bersyukur dengan apa yang kami miliki."

Demikian informasi mengenai pengertian, jenis dan contoh sudut pandang. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link