Beranda / Lifestyle

Ciri-ciri Gula Darah Tinggi, Simak Cara Mengatasinya

life.terasjakarta.id - Sabtu, 13 Mei 2023 | 18:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Sakit perut juga menjadi salah satu ciri-ciri gula darah rendah. (ist/freepik)

Sakit perut juga menjadi salah satu ciri-ciri gula darah rendah. (ist/freepik)

Penulis : Esil Yulinar
Editor : Esil Yulinar

JAKARTA, TERASJAKARTA.ID - Seseorang yang mengalami kadar gula darah tinggi juga disebut sebagai hiperglikemia.

Selain itu, dapat diketahui bahwa kadar gula darah normal yakni sebelum makan sekitar 70-100 mg/dl, sementara setelah makan harus di bawah 180 mg/d.

Dengan demikian, adanya tanda-tanda gula darah tinggi dapat meningkat seiring waktu dan terlihat ringan, namun penyakit tersebut juga tidak bisa disepelekan.

Oleh karena itu, dapat kita ketahui adanya ciri-ciri dan cara mengatasi penyakit gula darah tinggi agar kadar gula darah tersebt tidak semakin meningkat.

Baca Juga : Cara Mengolah Buah Nanas agar Tidak Gatal di Lidah, Ini Tipsnya

Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi

Dikutip dari Self, terdapat ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu diwaspadai :

1. Sering buang air kecil

Tanda pertama gula darah tinggi ialah sering buang air kecil.

Saat gula darah tinggi, ginjal secara otomatis mengeluarkan lebih banyak gula dari tubuh.

Tidak ada salahya orang dengan gula dara tinggi buang air kecil lebih dari biasanya.

Baca Juga : Kenali Gejala Penyakit Lupus dan Cara Mencegahnya

2. Lemas atau kelelahan

Kelemahan atau kelelahan adalah salah satu gejala awal gula darah tinggi yang cukup umum.

Orang tanpa diabetes juga mungkin merasa lemas sesudah konsumsi karbohidrat sederhana, seperti gula dalam jumlah besar.

Tetapi penderita diabetes peerlu waspada apabila kelemahan atau kelelahan berlanjut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga : 5 Cara Self Healing Terbaik di Rumah, Bantu Atasi Kesehatan Mental dan Kestabilan Emosi

3. Merasa Haus terus-menerus

Rasa haus yang terus menerus disebabkan oleh seringnya buang air kecil lantaran tubuh mengeluarkan banyak cairan, maka tubuh yang haus memberi kode pada tubuh supaya tidak mengalami dehidrasi.

Dengan demikian, semakin sering membuang air kecil makan semakin haus juga yang dirasakan.

4. Sakit Kepala

Memang sakit kepala sering terjadi dan tidak beralasan. Apabila tidak ditangani, dapat memicu dehidrasi, salah satu gejala yang timbul karena dehidrasi adalah sakit kepala.

Baca Juga : Penyebab Telat Haid pada Remaja, Ini Cara Mengatasinya

5. Pandangan Kabur

Gula darah yang tinggi pun dapat berpengaruh pada indera penglihatan sehingga menyeebabkan penglihatan kabur.

Kondisi tersebut disebabkan oleh kelebihan gula dan air yang terperangkap dalam lensa di bagian tengah mata.

6. Mual, Muntah, dan Bingung

Mual, muntah, dan kebingungan juga menjadi ciri-ciri gula darah rendah.

Ketika liver tidak dapat memakai gula darah untuk energi, tubuh mulai memecah lemak untuk bahan bahan bakar pengganti. Keadaan ini kadang dapat menyebabkan darah jadi terlalu asam.

Yang termasuk gejala gula darah tinggi ini yakni mual, muntah, kebingungan, sakit perut, sesak napas, dan bau mulut.

Apabia tidak cepat mendapat penanganan medis yang tepat, kadar gula darah yang tinggi pada ketoasidosis diabetees dapat berisiko fatal.

Baca Juga : Terapi Stem Cell atau Sel Punca, Apa Manfaatnya?

7. Rentan infeksi

Kerentana terhadap infeksi juga termasuk ci-ciri gula darah tinggi.

Apabila tidak diobati, secara bertahap gula darah tinggi dapat melemahkan respon kekebalan tubuh, salah satu risikonya adalah tubuh menjadi sulit melawan infeksi. Bahkan infeksi yang kerap terjadi berupa infeksi yang belum sembuh serta infeksi yang berakibat serius.

Umumnya infeksi yang terjadi pada wanita penderita diabetes, seperti infeksi jamur.

8. Luka di tubuh susah sembuh

Luka yang sulit sembuh dari tubuh juga termasuk salah satu ciri-ciri gula darh tinggi.

Keadaan ini pengaruhi oleh kadar gula darah yang tinggi sehingga dapat mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan gangguan pada aliran darah.

Baca Juga : Manfaat Brokoli Hijau untuk Kesehatan, Ini Kandungannya

9. Sakit gigi

Jika diketahui, ternyata sakit gigi juga termasuk ciri-ciri gula darah tinggi.

Pasalnya, gula darah tinggi juga bisa menyebabkan air liur bocor ke dalam darah. Sehingga keadaan ini rentan terhadap pertumbuhan bakteri, termasuk pada bagian dalam mulut.

Hal tersebut dapat diketahui apabila bakteri jahat itu bertemu dengan sisa makan dan plak dapat memengaruh seseorang terkena gangguan gigi dan mulut, seperti gusi bengkak, radang gusi, dan gigi berlubang.

10. Tangan dan kaki sering kesemutan

Ciri-ciri gula darah tinggi yang harus diwaspadai ialah kesemutan di tangan dan kaki.

Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kerusakan saraf (neuropati) yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi.

Baca Juga : Manfaat Daun Kari bagi Kesehatan, Apa Saja Kandungannya?

Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi

Selain itu juga terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gula darah tinggi, di antaranya:

  • Minum lebih banyak air putih untuk membuang kelebihan glukosa dan mencegah dehidrasi
  • Mengonsumsi makana sehat dengan makan lebih banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
  • Dianjurkan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak dan tinggi gula atau karbohidrat.
  • Berolahraga secara teratur dengan waktu minimal 30 menit sehari atau 150 menit seminggu, lantaran olahraga bisa bantu menurunkan gula darah dengan memakai glukosa ekstrak untuk energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link