Beranda / Lifestyle

Niat dan Tata Cara Puasa Qadha Ramadan yang Benar

life.terasjakarta.id - Rabu, 1 Maret 2023 | 14:30 WIB

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link
Niat dan tata cara pelaksanaan puasa Qadha Ramadan. (terasjakarta.id/ist)

Niat dan tata cara pelaksanaan puasa Qadha Ramadan. (terasjakarta.id/ist)

Penulis : Adinda Salsabila
Editor : Adinda Salsabila

JAKARTA, TEERASJAKARTA.ID - Sebentar lagi umat muslim akan menyambut bulan ramadan, bulan di mana seluruh umat muslim menunaikan ibadah puasa.

Namun, sebelum menyambut bulan Ramadan, bagi umat muslim yang meninggalkan puasa di bulan Ramadan sebelumnya harus mengganti puasa puasa wajib tersebut.

Puasa Qadha dilakukan pada hari-hari biasa di luar bulan Ramadan dengan menyesuaikan jumlah hari yang ditinggalkan.

Baca Juga : Syarat dan Aturan Puasa Qadha Ramadan: Panduan Syarat Puasa yang Benar

Dalam surat Al-Baqarah ayat 184, puasa Qadha wajib dilaksanakan sebanyak jumlah hari yang telah ditinggalkan.

Rasulullah SAW bersabda:

قَضَاءُ رَمَضَانَ إنْ شَاءَ فَرَّقَ وَإنْ شَاءَ تَابَعَ

"Qadha' (puasa) Ramadhan itu, jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya terpisah. Dan jika ia berkehendak, maka ia boleh melakukannya berurutan." (HR. Daruquthni, dari Ibnu 'Umar).

Baca Juga : Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 23 Maret 2023, Bulan April Sudah Lebaran

Apabila utang puasa Ramadan secara sengaja ditunda-tunda tanpa adanya udzur yang menghalangi, maka hukumnya dosa.

Sedangkan, jika utang puasa Ramadan ditunda karena adanya udzhur, seperti sakit serta meninggal sebelum Qadha dilakukan, maka hukumnya tidak berdosa.

Kewajiban membayar utang adalah sesuatu yang hukumnya mutlak, baik yang berhubungan dengan manusia maupun dengan Allah SWT.

Sehingga, bagi orang yang meninggal dunia sebelum memenuhi kewajiban puasa Qadha, sama dengan memiliki tunggakan utang kepada Allah SWT.

Baca Juga : Resep Es Krim MIXUE, Cara Membuat di Rumah Anti Gagal Cocok Buat Jualan di Bulan Puasa

Sebagai pengganti membayar utang puasa Ramadan, orang karena udzhur diwajibkan menggantinya dengan membayar fidyah.

Kewajiban untuk membayar fidyah sudah tercantum dalam sabda Rasul SAW.

مَن مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيُامْ أُطْعِمَ عَنْهُ مَكَانَ يَوْمٍ مِسْكِيْنٌ

"Siapa saja meninggal dunia dan mempunyai kewajiban puasa, maka dapat digantikan dengan memberi makan kepada seorang miskin pada tiap hari yang ditinggalkannya." (HR Tirmidzi, dari Ibnu Umar).

Baca Juga : Amalan Bulan Syaban yang Disarankan untuk Dikerjakan, Puasa Sunnah hingga Baca Al Qur’an

Mengutip dari NU Online, berikut niat puasa Qadha Ramadan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga : Niat Puasa Rajab 2023, Cek Jadwalnya Juga di Sini

Puasa Qadha sebaiknya tidak dilaksanakan pada hari-hari besar Islam karena hukumnya dilarang. Berikut tata cara melaksanakan puasa Qadha.

- Siapkan hari untuk puasa di luar hari besar agama Islam

- Memastikan kondisi tubuh sehat

- Membaca niat pada malam hari dan melaksanakan sahur

- Menunaikan salat wajib lima waktu

- Menjalani puasa dan menghindari segala hal yang berisiko membatalkan puasa

- Menuntaskan puasa hingga waktu magrib

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

SHARE
Share Whatsapp Share Facebook Share Twitter Share Link